Postingan

Garis Takdir

 Aku harus hidup seperti ini tanpamu Seolah jantungku tidak berdetak Bagaimana kita menjelaskan pada dunia seperti apa cinta kita? Datanglah ke jalur hati Kita akan melakukan sesuatu Bila kita berpisah satu sama lain, maka.. Kita akan mati karena tak dapat bernapas Oh Tuhan, beritahukanlah apa yang tersurat dalam garis takdir kami Yang ku lakukan hanya sedang jatuh cinta  Di sepanjang jalan cinta ini Ditemui begitu banyak sungai Di tengah sejuta badai sekalipun Hatiku pasti akan menemukan banyak cara Di dalam hati yang penuh pengaruh terdapat banyak kekuatan Yang berjalan bersama menuju pantai  dengan bantuan gelombang Sekarang foto-foto kita telah pudar kehilangan rona kita Setelah menyatukan dua takdir, ikatan di tangan kita terputus Dunia ini menang dan hati telah kalah Tak pernah kubayangkan bahwa setelah bersama, kita akan berpisah

Bukan Sembarang Mimpi

 Harus ku tulis seperti apa ? Belakangan ku kehabisan kata-kata  Harus ku gambarkan bagaimana ? Belakangan ku rasakan purna Apakah ku bermimpi melihat seorang yang teduh lagi Ternyata bukan Apakah ku bermimpi mendengar bisikan hati  Ternyata bukan  Aku seperti terus saja menelusuri tempat  Yang masih tak tahu dimana ujung nya Aku seperti terus saja mencari titik yang tepat  Yang entah dimana pusat nya Mimpi masih terasa samar Hanya terang tampak luar Entah seperti apa tampak dalam Justru masih terasa kelam Tapi ! Kali ini berbeda, kali ini lain, kali ini bukan  Kali ini bercanda, kali ini bermain, dan kali ini temukan  Mana dulu ? Yang benar -benar ditemukan ! Apakah emas permata ? Apakah jiwa yang tenang ? Ataukah pelindung raga ? Bagaimana ku merangkai kata-kata ? Bagaimana ku merasa senang ? Bagaimana ku meratap terjaga ? Lanjut next part Soon 2026

VALUE

Mari berhenti mencari setelah sudah saling bertemu  Mari bertemu setelah sudah saling menemukan  Mari menemukan setelah sudah saling menuju  Mari menuju setelah sudah saling berpegangan  Berpegangan menggenggam tanganmu  Berjalan beriringan selangkah seirama  Sudah cukup sabar berpetualang sembari menunggu  Sudah cukup menguji takdir bersama  Sesantai itu kita setenang itu kita  Kau tak pernah terlambat menjemput Sesabar itu kita sedamai itu kita  Dan akupun tak pernah terburu-buru menyambut  Menyambut hati yang ramah tak ada lagi luka  Membuka kunci pintu yang ku anggap rumah tempat bersama  Hingga sampai kita pada bahagia tak ada lagi duka  Hingga sampai kita pada kisah yang ku anggap utama  Dan satu  Satu cinta dan akan selalu begitu  Dan dua  Dua hati dan akan selalu bersua  Saat kita selesai dengan diri sendiri  Saat kita selesai dengan masalah  Saat itulah ku mampu berdiri...

Kode Semesta

Aku pernah berbuat salah, dan dalam sadarku bilang " Ya tuhan hamba tahu hamba salah, hukum hamba jika hamba keterlaluan"  awalnya aku membantu seseorang atas permintaan orang tersebut tapi aku agak sedikit pamrih. jangankan bilang terima kasih, menghargai ketulusan ku pun tak ku dapat kan. Lalu sebulir-bulir pamrih muncul dibenak ku "Aku sudah lelah membantu setidaknya berikan aku sesuatu lah !" mungkin kelembutan hati seorang melankolia ada pada diriku, ketulusan dan kesabaran mungkin ada padaku tapi tidak dengan "Keikhlasan". Alhasil hati si melankolia ini sangat rentan terhadap godaan setan yang membisikkan kata "Dendam" apalagi jika jati dirinya dikubur oleh orang tak bertanggung jawab. Maka dari itu aku mengambil sesuatu "milik orang tersebut" bisa dibilang aku "mencuri" tapi kondisinya aku berani terus terang jika orang tersebut bertanya, fakta nya hal itu tidak pernah dipertanyakan, alhasil "kesalahan" itu di...

Patahkan

Pernah terluka karena cinta oleh hubungan yang tanpa motivasi Pernah terluka karena cinta oleh hubungan yang tak satu tujuan  Pernah terluka karena cinta oleh hubungan yang berdasarkan keegoisan Dan pernah pernah pernah yang lainnya Pernah menangis Pernah marah Pernah kecewa Sampai hilang rasa percaya diriku, merasa tak pantas dicintai Sampai dimana waktu aku bertemu dengannya Dia adalah seseorang yang berbeda daripada seseorang-seseorang sebelumnya Luka-luka yang membekas membuat ku rapuh membuat ku lupa bahwa tuhan tidak pernah pergi Perlahan terobati oleh hadirnya dia Dia mengajarkan cinta, cinta yang suci Semenjak mengenalnya aku merasa menjadi aku yang dulu, yang selalu mencurahkan isi hati kepada Tuhan Dia yang tak sedikitpun memandang kekurangan ku Dia yang selalu menunjukkan perhatian yang tak biasa Dengan kejujurannya, kesopanannya, kesabarannya dan kebaikan hatinya Membuat ku luluh dari yang tak percaya cinta karena terus-terusan pernah luka Hingga pada suatu masa di sepe...

Luka

 Hmmmm jika aku tak baik-baik saja, aku harus bagaimana Luka yang kita dapat satu sama lain, mental pun jatuh Cobaan ini menguatkan ku, aku percaya Lepaskan lah tinggalkan lah ini sungguh lelah, pergi lah jauh Melelahkan membosankan , aku bisa apa Luka hadir bentuk kecewa, percuma Sudah percuma, tak kan sanggup untuk dipaksa Terlampau bermain perasaan, sebelumnya ya aku baik-baik saja Hadirmu mengingatkan ku , menguak kembali trauma hati Tapi aku kuat , ya kau katakan aku kuat,,, lebih dari yang ku pikirkan Seiring waktu ku bertumbuh, aku bukan lagi gadis kecil yang menangis sakit hati Pulihkan lagi batinku , menegarkan Seiring waktu aku terus meyakini Tuhan selalu di sisi tak pernah pergi Kecewa perkara cinta, buat apa. Aku percaya akan tuhan tanamkan rasa yang sesungguhnya Kesalahan demi kesalahan , ini lelah ini letih Aku yang apa adanya diluar hasratmu untuk memiliki yang tak bisa kau terima Sulit untuk kita menerima kekurangan satu sama lain Bukan rasa nyaman yang kita terima ...

Kebohongan Itu

Aku seseorang yang sensitif Tapi aku juga mudah terbodohi Aku seseorang yang tahu kapan kebohongan itu dimulai Tapi aku memilih diam Mengenalmu,,,, mencoba menguak ceritamu Aku tahu betul ada yang kau tutupi Terang saja kita dua orang asing namun mencoba saling mengenal Tak pernah melibatkan siapapun diantara kita kecuali tuhan yang maha tahu Aku tahu betul kenapa aku mengunci hatiku Dan tahu kalau kau berusaha menutupi bentuk emosimu Semula aku diam, diam, diam, diam Sebenarnya aku tahu kebohongan itu sejak kapan tercipta Aku tahu cara mengungkap kebenaran itu Tapi aku ingin tahu sekeras apa kamu menguji kesabaran ku Aku tahu betul siapa diriku aku bukanlah wanita gila materi Aku hanya mencari kebahagiaan sejati dan menguji takdirku sendiri Kau pikir kebohongan mu tertutup rapat Duniamu janganlah seperti FTV Aku tahu  tapi aku lebih memilih menutup mata Apa kau ingin aku ungkap kebohongan itu sekarang Aku pura-pura takut, pura-pura gelisah walaupun aku tahu Yakin kau ingin ku ungk...