Luka
Hmmmm jika aku tak baik-baik saja, aku harus bagaimana
Luka yang kita dapat satu sama lain, mental pun jatuh
Cobaan ini menguatkan ku, aku percaya
Lepaskan lah tinggalkan lah ini sungguh lelah, pergi lah jauh
Melelahkan membosankan , aku bisa apa
Luka hadir bentuk kecewa, percuma
Sudah percuma, tak kan sanggup untuk dipaksa
Terlampau bermain perasaan, sebelumnya ya aku baik-baik saja
Hadirmu mengingatkan ku , menguak kembali trauma hati
Tapi aku kuat , ya kau katakan aku kuat,,, lebih dari yang ku pikirkan
Seiring waktu ku bertumbuh, aku bukan lagi gadis kecil yang menangis sakit hati
Pulihkan lagi batinku , menegarkan
Seiring waktu aku terus meyakini Tuhan selalu di sisi tak pernah pergi
Kecewa perkara cinta, buat apa. Aku percaya akan tuhan tanamkan rasa yang sesungguhnya
Kesalahan demi kesalahan , ini lelah ini letih
Aku yang apa adanya diluar hasratmu untuk memiliki yang tak bisa kau terima
Sulit untuk kita menerima kekurangan satu sama lain
Bukan rasa nyaman yang kita terima dengan segala kekurangan
Dua orang rapuh dua orang luka tak mampu menyatukan ingin
Kehidupan indah itu bayangan semu hanya lepas angan
Getaran hanyalah omong kosong bertumpu berharap masa depan
Tak ada yang dapat merubah apapun
Yang salah pada awal sudahlah lupakan kubur harapan
Kecerobohan keputusan waktu pun tak ada ampun
Jangan berani menguak luka, kering sudah luka lama
Jangan larut terus tenggelam hampa menelan kecewa
Waktu akan mempertemukan kembali, rasa sudah tak kan sama
Dua orang terburai rapuh, berdua
Bangkit lagi, yuk bisa yuk
Dua orang rapuh, yang tak mampu harus bersama sampai akhir
Bergerak lagi, yuk bisa yuk
Tak akan mengingat tempat yang salah apalagi melawan takdir
Waktu, segala luka yang terperih hanya menguji hati
Memantaskan diri memperbaiki diri menjalani perjalanan
Tersadar akan hal baik terlewati itu mengabaikan mimpi
Lepas berjalan semua hanya keterbatasan
Rasa yang menimbulkan luka
Lenyap berganti bahagia membuka mata
Buang segala duka
Percayakan pada sang pencipta